Gangguan droneadalah teknik untuk mengendalikan dan mengganggu sistem penerbangan pesawat. Seiring dengan meningkatnya penggunaan drone baik dalam keperluan sipil maupun militer, serta meningkatnya kekhawatiran terhadap keselamatan, privasi, dan keamanan, pengembangan dan penggunaan teknologi pengacau drone akan terus meningkat. Tujuan utama dari drone jamming adalah menggunakan peralatan atau sistem khusus untuk mengganggu kendali, arah, atau fungsi drone, sehingga mencegahnya terbang secara normal atau menjalankan misinya.
Interferensi elektromagnetik (EMI) mengacu pada radiasi elektromagnetik apa pun yang merusak, menghancurkan, atau mengganggu fungsi perangkat elektronik. Saat drone berdengung, EMI mengganggu kendali drone atau sinyal komunikasi dengan menghasilkan gelombang elektromagnetik pada pita frekuensi yang sama dengan komunikasi drone. Hal ini mencegah drone mendengar dengan benar atau menjaga akurasi. EMI dapat diteruskan atau dipantulkan, tergantung pada desain perangkat pengacau dan penerapannya.
Ini Empat Pita Frekuensi yang dipasang di Kendaraan Anti Drone Jammermemancarkan sinyal elektromagnetik yang kuat untuk mengganggu hubungan komunikasi drone. Fleksibilitasnya membuatnya cocok untuk berbagai aplikasi. Ia dapat menargetkan drone yang menggunakan beberapa pita frekuensi untuk komunikasi, navigasi, dan kontrol penerbangan. Ini sangat berguna di lingkungan dengan keamanan tinggi seperti fasilitas pemerintah, pangkalan militer, dan pengawalan VIP.
| Parameter Produk | Keterangan |
|---|---|
| Nama Produk | Jammer Anti-drone yang dipasang di Kendaraan empat pita |
| Daya Keluaran | 160W |
| Daya Keluaran Rata-rata | 47dBm |
| Radius Interferensi | 2 kilometer |
| Antena | Antena Segala Arah atau Antena Cambuk Besar |
| Penguatan Antena | ≥5dBi |
| Suhu Operasional | -25°C hingga 65°C |
| Catu Daya | AC110-240V, DC24V |
| Ukuran | 30418478mm |
| Berat | 4,5kg |
Tiongkok telah mengembangkan berbagai sistem gangguan non-kinetik, dengan jangkauan efektif maksimum berkisar antara ratusan hingga puluhan ribu meter. Selain itu, penipuan elektronik juga merupakan metode “pembunuhan lunak” yang penting terhadap drone. Hal ini melibatkan pengiriman sinyal palsu atau tautan navigasi ke drone yang masuk, sehingga menyesatkan atau mengendalikannya.
GPS (Global Positioning System) adalah teknologi utama untuk menentukan posisi dan menerbangkan drone. Spoofer GPS memanipulasi frekuensi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan dari sinyal GPS untuk mengganggu atau mengganggu sinyal GPS yang diterima drone, sehingga mengurangi atau menimbulkan ancaman bagi manusia. Jammer GPS dapat beroperasi pada pita frekuensi tunggal atau pada pita frekuensi tertentu.
Gangguan sinyalteknologi adalah teknik yang memperlambat atau melemahkan perambatan gelombang elektromagnetik. Dalam industri drone, gangguan sinyal digunakan untuk mencegat kendali drone atau sinyal komunikasi dan, sebagai akibatnya, mencegat atau memblokirnya. Metode pelindung sinyal mencakup penggunaan bahan pelindung logam dan pemblokir sinyal.